RESUME SEJARAH SOSIAL
9 MARET 2020
Sejarah sosial adalah pembelajaran mengenai sejarah dan perilaku manusia yang terbatas lingkup ruang, waktu, tempat. Sejarah sosial tentunya berbeda dengan sosiologi , jika sosiologi itu lebih mengacu ke ilmu yang mempelajari tentang manusianya yang tidak terbatas oleh apapun .
METODE SEJARAH SOSIAL
METODE KUANTITATIF / FAKTA KERAS : Metode penelitian kuantitatif menggunakan data numerik dan menekankan proses penelitian pada pengukuran hasil yang objektif menggunakan analisis statistik. Fokus metode kuantitatif adalah mengumpulkan data set dan melakukan generalisasi untuk menjelaskan fenomena khusus yang dialami oleh populasi. (Jumlah , hitungan , data , statistik)
METODE KUALITATIF / FAKTA LUNAK : penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori ini juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu “teori”. (LISAN)
MODEL SEJARAH SOSIAL
* Model Evolusi : Menunjukkan penulisan yang melukiskan perkembangan sebuah masyarakat berdiri hingga menjadi masyarakat yang kompleks (KUNTOWIJOYO) . Tentu saja model ini hanya dapat diterapkan pada bahan kajian yang memang mencoba mengkaji masyarakat dari permulaan berdiri, yaitu jika sumber sejarahnya memungkinkan untuk penulisannya.
Kita ambil sampel contoh BALI :
Di Bali sendiri masih menganut sistem kasta seperti :
-Brahmana }
-Satria } Triwangsa
-Waisya }
-Jaba
-Gelar
*Problem Sosial Masyarakat : perselisihan dalam masyarakat yang terdorong akibat dari interaksi sosial antar individu, interaksi sosial individu dan kelompok, atau antara suatu kelompok dan kelompok lainnya. Dalam keadaan normal masyarakat akan terintegrasi (bersatu) di dalam kehidupan yang sesuai pada hubungan unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, akan tetapi apabila unsur yang telah menjadi kaidah sosial ini bentrokan, maka dapat dipastikan bahwa hubungan-hubungan sosial akan terganggu sehingga memungkinkan terjadi kegoyahan dalam kehidupan kelompok.
9 MARET 2020
Sejarah sosial adalah pembelajaran mengenai sejarah dan perilaku manusia yang terbatas lingkup ruang, waktu, tempat. Sejarah sosial tentunya berbeda dengan sosiologi , jika sosiologi itu lebih mengacu ke ilmu yang mempelajari tentang manusianya yang tidak terbatas oleh apapun .
METODE SEJARAH SOSIAL
METODE KUANTITATIF / FAKTA KERAS : Metode penelitian kuantitatif menggunakan data numerik dan menekankan proses penelitian pada pengukuran hasil yang objektif menggunakan analisis statistik. Fokus metode kuantitatif adalah mengumpulkan data set dan melakukan generalisasi untuk menjelaskan fenomena khusus yang dialami oleh populasi. (Jumlah , hitungan , data , statistik)
METODE KUALITATIF / FAKTA LUNAK : penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori ini juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu “teori”. (LISAN)
MODEL SEJARAH SOSIAL
* Model Evolusi : Menunjukkan penulisan yang melukiskan perkembangan sebuah masyarakat berdiri hingga menjadi masyarakat yang kompleks (KUNTOWIJOYO) . Tentu saja model ini hanya dapat diterapkan pada bahan kajian yang memang mencoba mengkaji masyarakat dari permulaan berdiri, yaitu jika sumber sejarahnya memungkinkan untuk penulisannya.
*Model Lingkaran Sentral : Memulai dari titik yang sudah jadi setiap penulisan dari setiap titik sejarah di tengah tengah demikian biasanya selalu memulai dengan lukisan sinkronis tentang masyarakat tersebut. Barulah kemudian secara diakronis ditunjukkan pertumbuhannya .
*Model Interval : Model ini merupakan kumpulan dari lukisan sinkronis yang diurutkan dalam kronologis sehingga tampak perkembangannya, sekalipun tidak tanpak benar hubungan sebab akibat. Model ini terdapat penulis yang menulis peristiwa pada periode lain.
*Model tingkat perkembangan : Menurut model ini, dalam sebuah kondisi tertentu dari disekulibrium sosial, struktur sosial akan berubah sedemikian rupa sehingga peranan yang semula meliputi berbagai tipe kegiatan menjadi semakin terstuktur struktur sosialnya semakin kompleks dan dipilah pilahkan.
* Model jangka panjang-menengah-pendek : Fernand Braudel membagi sejarah dalam tiga macam yaitu:
Sejarah jangka panjang yaitu yang perubahannya sangat lamban, merupakan perulangan yang konstan dan perkembangan waktu yang tidak dapat dilihat. Sejarah ini mengenai hubungan manusia dengan lingkungannya.
Sejarah jangka menengah yaitu perkembangan yang lamban, tetapi dapat dirasakan ritmenya.
Sejarah jangka pendek yaitu sejarah dari kejadian-kejadian. Disini sejarah berjalan dengan serba cepat, pendek-pendek, dalam fluktuasi yang mengelisakan. Braudel menyebutkan sebagai sejarah yang berimensi individual atau individual time.
*Model sistematis : Model ini digunakan dengan menelusuri tentang pendekatan yang sistematis , sehingga cocok dan mudah digunakan untuk sejarah sosial .
TEORI TEORI SEJARAH SOSIAL
Sifat stratifikasi sosial terbagi menjadi 2 bagian : Terbuka dan Tertutup
*Stratifikasi terbuka : Stratifikasi Terbuka adalah setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk naik ke pelapisan sosial yang lebih tinggi karena kemampuan dan kecakapannya sendiri, atau turun ke pelapisan sosial yang lebih rendah bagi mereka yang tidak cakap dan tidak beruntung. Contoh Masyarakat di negara industri maju atau masyarakat pertanian yang telah mengalami gelombang modernisasi.
*Stratifikasi Tertutup : Stratifikasi Tertutup adalah Sistem pelapisan yang jalan masuk menjadi anggota atau warga suatu pelapisan tertentu hanyalah melalui kelahiran. Contoh Pelapisan pada masyarakat berkasta, pada masyarakat dengan sistem feodal, atau pada masyarakat yang masih menggunakan kriteria ras sebagai dasar pelapisan sosialnya.Kita ambil sampel contoh BALI :
Di Bali sendiri masih menganut sistem kasta seperti :
-Brahmana }
-Satria } Triwangsa
-Waisya }
-Jaba
-Gelar
*Problem Sosial Masyarakat : perselisihan dalam masyarakat yang terdorong akibat dari interaksi sosial antar individu, interaksi sosial individu dan kelompok, atau antara suatu kelompok dan kelompok lainnya. Dalam keadaan normal masyarakat akan terintegrasi (bersatu) di dalam kehidupan yang sesuai pada hubungan unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, akan tetapi apabila unsur yang telah menjadi kaidah sosial ini bentrokan, maka dapat dipastikan bahwa hubungan-hubungan sosial akan terganggu sehingga memungkinkan terjadi kegoyahan dalam kehidupan kelompok.
*Agama dan Kemajemukan : Agama merupakan suatu sisi yang sangan sensitif dalam suatu sejarah , hal ini tentunya sangat menarik untuk dikaji . setiap orang tentunya bebas dan berhak untuk memilih dan memeluk agama apa yang mereka inginkan . Agama selain sebuah institusi yang bersifat normatif juga memiliki dimensi sosial .
*Perbedaan sosial : adanya perbedaan sosial biasa terjadi dengan latar belakang perbedaan antara ras,etnis,klen , agama . hal ini patut diperhatikan guna mencegah terjadinya konflik karena adanya perbedaan.
TERIMA KASIH...
Komentar
Posting Komentar